Khotbah dan Renungan Kristen

Thursday, April 24, 2014

Tuhan Allah Sumber Sukacita Abadi; Mazmur 16:1-11



Bacaan: Mazmur 16:1-11
Mazmur ini adalah suatu doa permohonan dan pengakuan iman yang sangat menyentuh realitas kehidupan sehari-hari. Dapat kita melihat bagaimana kita diajari bagaimana untuk mengaplikasikan iman dalam realita kehidupan nyata. Hanya ada satu sumber kebahagiaan, perlindungan, pengajaran, keselamatan dan kehidupan yaitu pada Tuhan Allah. Tidak ada sumber yang kekal di luar dari Tuhan Allah. Inilah yang ingin disampaikan oleh pemazmur kepada kita.

Wednesday, April 23, 2014

1 Petrus 1:3-9; Buktikan Kemurnian Imanmu



Kita mengetahui bersama bahwa penolakan kepada orang-orang Kristen masih terus berlangsung hingga saat ini, baik itu yang dialami orang orang Kristen mula-mula sampai kepada kita saat ini, mulai dari tindakan diskriminasi, susahnya mendirikan rumah ibadah dan pengerusakan tempat ibadah.

Monday, April 14, 2014

Lukas 23:33-43; Kematian Kristus Yang Menyelamatkan



Sampai saat ini masih banyak yang tidak mempercayai bahwa penyaliban Kristus adalah perbuatan Allah yang menyelamatkan, dan hal itu adalah suatu kebodohan. Namun jika kita dapat merenungkan lebih jauh terhadap sikap yang diperlihatkan sebahagian orang-orang yang telah mempercayai Kristus ternyata

Thursday, April 10, 2014

Yesaya 50:4-9a; Ketaatan Hamba Tuhan

 
Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Wednesday, April 9, 2014

Matius 21:1-11; Menyambut Keselamatan Dari Allah



Kedatangan Yesus ke Yerusalem dengan menaiki seekor Keledai menggenapi Firman Allah sebagaimana yang telah disampaikan oleh para nabi.

Wednesday, April 2, 2014

Yehezkiel 37: 1-14; Kristus Memberi Kehidupan



Tulang-tulang kering yang berserakan menjadi gambaran akan keadaan bangsa Israel di dalam keterpurukannya dipembuangan yang tanpa harapan. Dalam penglihatan ini sungguh Allah ingin menyatakan bagaimana keadaan konsekuensi dari dosa yang diperbuat oleh umatNya.

Wednesday, March 26, 2014

Efesus 5: 8-14; Jangan Asal Percaya, Jadilah Anak-anak Terang



Ilustrasi Gambar: Google.com

Tuhan Yesus dalam khotbahNya di bukit bersabda “Orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu” (Mat. 5:15) dengan maksud agar terang umat percaya itu bercahaya di depan semua orang. Dapat kita artikan ucapan Yesus ini mengarahkan kepada “posisi” dimana pelita itu akan ditempatkan.

Tuesday, March 25, 2014

"Apakah Bapak Menderita Seperti Tuhan Yesus?"



Jika menghantar orang yang meninggal dari S.S Denki ke kuburan yang ada di tepi jalan mau ke Siantar selalu akan melewati Simpang Empat di Tanjung Balai.

Tuesday, March 18, 2014

Mazmur 95: 1-11; Hidup Dalam Anugerah Allah Yang Menyelamatkan



Mazmur 95 merupakan mazmur puji-pujian dan juga undangan untuk beribadah kepada Tuhan. Mazmur ini masuk juga kedalam kumpulan mazmur 90-106 yang memberikan penekanan pada ibadah umat Allah untuk menyampaikan pujian syukur dalam bait Allah. Mazmur 95 ini menjadi panggilan beribadah dan persiapan untuk memasuki bait Allah yang memberikan suatu pengajaran agar tidak melakukan kesalahan seperti yang dilakukan nenek moyang mereka.

Tuesday, March 11, 2014

Yohanes 3: 1-17; Percakapan Yesus Dengan Nikodemus



Dalam nas ini diberitakan bahwa Nikodemus yang adalah seorang Farisi, pemimpin orang-orang Yahudi (Sanhedrin) dan juga Ahli Taurat (7:26,48,50; 3:10) sedang melakukan percakapan dengan Yesus. Hal menarik yang dapat diperhatikan bahwa adanya percakapan Yesus dengan seorang tokoh Yudaisme yang sangat berpengaruh. Nikodemus menjumpai Yesus pada malam hari dapat dipahami adalah adanya unsur kebijaksanaan karena kekacauan mungkin bisa terjadi jika pertemuan ini diketahui oleh banyak orang karena status Nikodemus sebagai tokoh agama yang terpandng. Namun yang jelas motif Nikodemus untuk datang kepada Yesus tentunya bukanlah motif untuk melakukan konfrontasi seperti yang telah terjadi sebelumnya (2:18 dst.) namun adalah karena ia ingin mengenal Dia dengan baik.

Wednesday, March 5, 2014

Kejadian 2: 16-17+ 3:1-7; Kejatuhan Manusia Kedalam Dosa



Dalam nas bahasan kita kali ini mengisahkan mengenai awal mula manusia jatuh kedalam dosa, sehingga dalam surat Rasul Paulus dinyatakan: “Sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa” (Roma 5: 12). Jika dengan teliti kita mengikuti rangkaian kisah kejatuhan manusia dalam dosa maka kita akan mendapati bahwa ketika Tuhan menempatkan pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu di tengah taman dan memberikan larangan untuk memakanNya

Tuesday, February 25, 2014

Matius 17: 1-9; Yesus Dipermuliakan



Pengharapan saya dan juga saudara kepada Kristus juga mungkin akan sama ketika saatnya tiba kita diangkatNya memasuki tempat kemuliaanNya dan kita juga akan berkata seperti yang dikatakan oleh Petrus  “Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini”. Dalam iman pengharapan kita pastilah tinggal dan melihat kemuliaan Tuhan itu menjadi sesuatu yang akan kita nanti-nantikan.

About Metro




Sukacitamu.net. Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Blog Archive

Popular Posts

Tuhan Allah Sumber Sukacita Abadi; Mazmur 16:1-11



Bacaan: Mazmur 16:1-11
Mazmur ini adalah suatu doa permohonan dan pengakuan iman yang sangat menyentuh realitas kehidupan sehari-hari. Dapat kita melihat bagaimana kita diajari bagaimana untuk mengaplikasikan iman dalam realita kehidupan nyata. Hanya ada satu sumber kebahagiaan, perlindungan, pengajaran, keselamatan dan kehidupan yaitu pada Tuhan Allah. Tidak ada sumber yang kekal di luar dari Tuhan Allah. Inilah yang ingin disampaikan oleh pemazmur kepada kita.

1 Petrus 1:3-9; Buktikan Kemurnian Imanmu



Kita mengetahui bersama bahwa penolakan kepada orang-orang Kristen masih terus berlangsung hingga saat ini, baik itu yang dialami orang orang Kristen mula-mula sampai kepada kita saat ini, mulai dari tindakan diskriminasi, susahnya mendirikan rumah ibadah dan pengerusakan tempat ibadah.

Lukas 23:33-43; Kematian Kristus Yang Menyelamatkan



Sampai saat ini masih banyak yang tidak mempercayai bahwa penyaliban Kristus adalah perbuatan Allah yang menyelamatkan, dan hal itu adalah suatu kebodohan. Namun jika kita dapat merenungkan lebih jauh terhadap sikap yang diperlihatkan sebahagian orang-orang yang telah mempercayai Kristus ternyata

Yesaya 50:4-9a; Ketaatan Hamba Tuhan

 
Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Matius 21:1-11; Menyambut Keselamatan Dari Allah



Kedatangan Yesus ke Yerusalem dengan menaiki seekor Keledai menggenapi Firman Allah sebagaimana yang telah disampaikan oleh para nabi.

Yehezkiel 37: 1-14; Kristus Memberi Kehidupan



Tulang-tulang kering yang berserakan menjadi gambaran akan keadaan bangsa Israel di dalam keterpurukannya dipembuangan yang tanpa harapan. Dalam penglihatan ini sungguh Allah ingin menyatakan bagaimana keadaan konsekuensi dari dosa yang diperbuat oleh umatNya.

Efesus 5: 8-14; Jangan Asal Percaya, Jadilah Anak-anak Terang



Ilustrasi Gambar: Google.com

Tuhan Yesus dalam khotbahNya di bukit bersabda “Orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu” (Mat. 5:15) dengan maksud agar terang umat percaya itu bercahaya di depan semua orang. Dapat kita artikan ucapan Yesus ini mengarahkan kepada “posisi” dimana pelita itu akan ditempatkan.

"Apakah Bapak Menderita Seperti Tuhan Yesus?"



Jika menghantar orang yang meninggal dari S.S Denki ke kuburan yang ada di tepi jalan mau ke Siantar selalu akan melewati Simpang Empat di Tanjung Balai.

Mazmur 95: 1-11; Hidup Dalam Anugerah Allah Yang Menyelamatkan



Mazmur 95 merupakan mazmur puji-pujian dan juga undangan untuk beribadah kepada Tuhan. Mazmur ini masuk juga kedalam kumpulan mazmur 90-106 yang memberikan penekanan pada ibadah umat Allah untuk menyampaikan pujian syukur dalam bait Allah. Mazmur 95 ini menjadi panggilan beribadah dan persiapan untuk memasuki bait Allah yang memberikan suatu pengajaran agar tidak melakukan kesalahan seperti yang dilakukan nenek moyang mereka.

Yohanes 3: 1-17; Percakapan Yesus Dengan Nikodemus



Dalam nas ini diberitakan bahwa Nikodemus yang adalah seorang Farisi, pemimpin orang-orang Yahudi (Sanhedrin) dan juga Ahli Taurat (7:26,48,50; 3:10) sedang melakukan percakapan dengan Yesus. Hal menarik yang dapat diperhatikan bahwa adanya percakapan Yesus dengan seorang tokoh Yudaisme yang sangat berpengaruh. Nikodemus menjumpai Yesus pada malam hari dapat dipahami adalah adanya unsur kebijaksanaan karena kekacauan mungkin bisa terjadi jika pertemuan ini diketahui oleh banyak orang karena status Nikodemus sebagai tokoh agama yang terpandng. Namun yang jelas motif Nikodemus untuk datang kepada Yesus tentunya bukanlah motif untuk melakukan konfrontasi seperti yang telah terjadi sebelumnya (2:18 dst.) namun adalah karena ia ingin mengenal Dia dengan baik.

Kejadian 2: 16-17+ 3:1-7; Kejatuhan Manusia Kedalam Dosa



Dalam nas bahasan kita kali ini mengisahkan mengenai awal mula manusia jatuh kedalam dosa, sehingga dalam surat Rasul Paulus dinyatakan: “Sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa” (Roma 5: 12). Jika dengan teliti kita mengikuti rangkaian kisah kejatuhan manusia dalam dosa maka kita akan mendapati bahwa ketika Tuhan menempatkan pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu di tengah taman dan memberikan larangan untuk memakanNya

Matius 17: 1-9; Yesus Dipermuliakan



Pengharapan saya dan juga saudara kepada Kristus juga mungkin akan sama ketika saatnya tiba kita diangkatNya memasuki tempat kemuliaanNya dan kita juga akan berkata seperti yang dikatakan oleh Petrus  “Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini”. Dalam iman pengharapan kita pastilah tinggal dan melihat kemuliaan Tuhan itu menjadi sesuatu yang akan kita nanti-nantikan.